"LENTERA" DISUGUHKAN DI BALAI DESA JATIAN OLEH FAKULTAS PERTANIAN UNEJ

  • Aug 14, 2024
  • ARIYANDI YUDOUTOMO

Tanah yang rusak akibat dari pemakaian pupuk berbahan kimia secara berlebihan akan mempengaruhi perkembangan tanaman sehingga akan sangat merugikan, untuk mencegah dan mengatasi rusaknya kandungan alami tanah maka pemerintah menghimbau untuk menggunakan pupuk organik.

Penyuluh Pertanian (PPL) diwilayahpun selalu menyarankan untuk menggunakan pupuk organik kartena banyak keuntungannya baik dari segi kesuburan tanah maupun hasil panen yang semakin melimpah dan mengurangi ketergantungan pupuk sebelumnya apabila sudah semakin langka maupun adanya keterlambatan pendistribusian pada agen-agen pupuk diwilayah terutama yang bersubsidi.

Dalam hal ini adik-adik Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember membawakan Program "LENTERA" yang didampingi Dosen Program Studi Agro Teknologi ( Bpk. WILDAN MUHLISON, S.P, M.Si ) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jatian melakukan sosialisasi dan pelatihan cara pembuatannya kepada petani pada Hari Rabu tanggal 14 Agustus 2024 bertempat di Balai Desa Jatian pada pukul 13.00 WIB dan juga dihadiri oleh adik-adik KKN 172 Kolaborasi Desa Jatian.

Kepala Desa Jatian juga menyarankan untuk menggunakan pupuk organik yang diolah sendiri dikarenakan lebih aman dan bahan dasar di Desa Jatian juga sangat melimpah dan sayang apabila dibuang begitu saja tanpa pemanfaatan yang tepat dan sangat besar manfaatnya bagi sektor pertanian dan perkebunan.

Adapun untuk bahan pembutan pupuk organik dapat diperoleh sebagai bahan dasarnya bisa menggunakan daun-daunan (Nabati) , kotoran hewan (Hewani), ataupun bisa dari keduanya.

Kotoran sapi merupakan salah satu bahan yang mempunyai potensi untuk dijadikan kompos. Kotoran sapi mengandung unsur hara antara lain nitrogen 0,33%, fosfor 0,11%, kalium 0,13%, kalsium 0,26%. Pupuk kompos merupakan bahan pembenah tanah yang paling baik dan alami daripada bahan pembenah buatan/sintetis. Pada umumnya pupuk organik mengandung hara makro N,P,K rendah, tetapi mengandung hara mikro dalam jumlah cukup yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.

https://jatian-mandiri.kim.id, https://jatiandesa.wordpress.com/, https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa.jatian