TERNAK MATI MENDADAK, WASPADA !!! SEGERA LAPOR
- Mar 27, 2026
- ARIYANDI YUDOUTOMO
- BERITA

PJ Kepala Desa Jatian bertindak cepat dalam kasus ini, Sekdes, Kasun dan beberapa Perangkat Desa langsung sidak bersama Bpk. Camat Pakusari, Bp. Dan Pos Ramil Pakusari, Nakes Puswan Mayang dan Pakusari, Bhabinsa Jatian pada hari Jumat 27 Maret 2026 ditakutkan wabah PMK (penyakit Mulut dan Kuku) terjadi maka segera diambil tidakan dan mudah mudahan karena hanya kematian yang wajar.
Berita diterima malam pada hari Kamis, 26 Maret 2026 dua ternak sapi mati hampir bersamaan oleh PJ Kades Jatian dan segera berkoordinasi dengan Sekdes dan Kasun serta pemilik ternak ( P. Zainuri/56 Th dan P. Busri/45 Th warga Dusun Prasian RT.003 RW.003 yang bertetangga) tentang gejala yang dialami pada ternak mereka, tetapi sayangnya ternak mereka keburu di kubur karena ditakutkan akan malah menimbulkan bau dan penyakit kalau tidak segera dikubur.
Apabila itu memang wabah PMK maka seperti yang dijelaskan juga dari beberapa website harus kita cegah dan tangani, salah satunya dikutip dari Halodoc.com bahwa penyakit PMK disebabkan oleh virus bernama Aphthovirus yang sangat menular. Virus tersebut bisa menyebar melalui cairan dari lepuh dan oleh air liur hewan yang terinfeksi. Hewan bisa terinfeksi bila melakukan kontak dengan hewan yang terinfeksi, bagian hewan yang terkontaminasi atau benda yang terkontaminasi seperti peralatan peternakan.
Virus PMK bisa bertahan dalam pakan, air dan di permukaan hingga satu bulan, tergantung pada suhu dan kondisi tanah. Virus tersebut juga bisa bertahan dalam jaringan hidup dan dalam napas, air liur, urin, dan ekskresi lain dari hewan yang terinfeksi.
Dalam kondisi tertentu, angin juga bisa menyebarkan virus. Inseminasi buatan dan biologis yang terkontaminasi, seperti hormon atau vaksin, juga bisa menyebabkan penyebaran virus. Hewan yang tidak sakit karena virus, seperti anjing dan kuda, bisa bersentuhan dengan virus dan membawanya ke hewan yang rentan atau mencemari fasilitas atau peralatan ternak. Orang yang memakai pakaian atau alas kaki yang terkontaminasi atau yang menggunakan peralatan yang terkontaminasi juga bisa menularkan virus ke hewan lain.
Ada 7 jenis yang diketahui (A, O, C, SAT1, SAT2, SAT3, dan Asia1) dan lebih dari 60 subtipe virus PMK. Kekebalan terhadap satu jenis tidak melindungi hewan terhadap jenis atau subtipe lain.
Faktor Resiko Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) bisa menyebar dengan cepat dari satu hewan ke hewan lain, terutama di iklim yang sejuk dan lembab dan/atau ketika hewan dikandangkan atau ditempatkan berdekatan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dari Nakes Puswan Mayang dan Pakusari satu hewan positif ternak milih P. Zainuri /56 Th.
Harapan kedepannya nanti warga segera melaporkan apabila ada kejadian yang sama agar supaya dapat terdeteksi dan memutus penularannya kepada ternak yang lainnya karena disamping menimbulkan kerugian materiil juga akan mengancam kesehatan bagi yang mengkonsumsinya.
https://jatian-mandiri.kim.id, https://jatiandesa.wordpress.com/, https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita, https://www.facebook.com/desa .jatian
#wadulguse #jember #gusfawait #jemberbarujembermaju #semuakarenacinta